Setiap jiwa

Mei 13, 2008

setiap jiwa yang sadar selalu mencoba untuk menuju perbaikan. tetapi takkan pernah ada perasaan dimana sang mentari kan berhenti bersinar. selalu ada harapan untuk menjadi yang diinginkan orang, namun hampir tidak ada harapan tentang apa sebenarny apa yang ingin kita capai. diri ini tak ubahnya seperti air yang mengalir mengikuti alur sungai yang meliuk-liuk tanpa sang air tahu kemana akan berlabuh. sedikit sekali yang meresap atau yang berubah haluan. alur yang menurun tajam berbatu, memecah diri dan menyatu lagi tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi.
jika bisa, sang air ingin tahu apa yang ada di depan sana, sehingga ia bisa mengatur dirinya untuk menghadapi segala sesuatu yang mungkin terjadi. Sang mentari tersenyum melihat sang air nan terus melaju. sang mentari bahkan lebih tahu apa yang akan terjadi dan air pun serentak melayang saat senyum sang mentari tersenyum lebar,… sang air melayang dan terbang ringan. ia melihat betapa panjangnya perjalanan. mentari terus tersenyum hingga tak sadar sang air turun lagi ke bumi, dan ia pun siap menghadapi hidupnya.
apakah kita bisa ringan untuk mencoba melihat masa depan? apakah saat kita terbang diatas mampu untuk turun pelan2? daripada jatuh terjerembab, turunlah pelan2 saat kau ada diatas dan bersiaplah dengan lebih baik, hidupmu akan terasa lebih ringan dari biasanya…….

Iklan

Dibalik Cahaya

April 30, 2008


Bila senja telah datang ku berpikir, bagaimana caranya…?

Bila malam gelap menutup pandang, kubertanya, mengapa??

Saat pagi menghampir tiba aku masih terpaku diam seolah aku tak tidur memkirkannya

Bagaimana ini terjadi???

Di sebuah lorong yang terang penuh cahaya aku berjalan mundur

Masih kupertanyakan bagaimana ini terjadi

Mengapa aku tak maju saja itu tak kupersoalkan

Aku hanya berpikir bagaimana ini terjadi


Di kelanjutan hari, aku masih di lorong itu

Sempit tapi penuh cahaya terang yang amat menyilaukan

Kusipit-sipitkan mata

Berusaha memandang

Aku masih mundur jauh ke belakang

Tapi aneh,

Semakin mundur aku, cahaya semakin redup dan aku bisa melihat sekarang

Saat aku coba untuk maju cahaya kembali menyilaukan dan begitu stabil di titik tertentu


Aku tahu sekarang, cahaya di tengah lorong amat menyilaukan

Semakin aku mundur semakin redup dan gelap

Namun, semakin aku maju cahaya silau semakin hilang

Hanya terang yang menyamankan penglihatan

Dadaku pun terbuka sedikit

Tapi aku masih tak mengerti

Mengapa semuanya bisa terjadi??

Bagaimana terjadinya??

Baca entri selengkapnya »